Bocah 6 Tahun Ditemukan Telantar di Pasar Kebayoran Lama
Seorang bocah laki-laki berusia 6 tahun, dengan inisial N, ditemukan dalam kondisi telantar di sekitar Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada malam Tahun Baru 2026. Anak tersebut berasal dari Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kesejahteraan anak yang diduga ditelantarkan oleh orang tuanya.
Pengakuan Mengejutkan dari Bocah 6 Tahun
Saat diamankan oleh petugas Satpol PP Kelurahan Kebayoran Lama Utara, N memberikan pengakuan yang mengejutkan. Meskipun kondisi fisiknya terlihat baik, ia mengungkap bahwa dirinya sering dianiaya oleh ayahnya yang bernama Aoki. Hal ini disampaikan kepada petugas saat mereka melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut penuturan N, ayahnya sering kali memperlakukannya dengan kasar, termasuk menggantung dan melemparkannya. Namun, ibunya tidak pernah melakukannya karena sibuk bekerja. Pernyataan ini membuat petugas semakin khawatir akan kondisi anak tersebut.
Kronologi Penelantaran
Dari pengakuan N, diketahui bahwa ia dibawa oleh ayahnya menggunakan mobil dari Ciranjang ke Jakarta. Saat tiba di Pasar Kebayoran Lama pada malam Tahun Baru, sang ayah meninggalkan anaknya dengan alasan ingin merokok. Namun, hingga larut malam, ayah N tidak kembali, sehingga membuat anak itu bingung dan tak tahu harus kemana.
Petugas Satpol PP yang sedang berpatroli pada pagi hari Jumat (2/1/2026) menemukan N di lokasi tersebut. Mereka langsung mengamankannya untuk sementara waktu. “Saat itu jam 10.00, kami menemukan anak ini dan langsung bertanya siapa dia,” ujar Muhidin Khodijah, Kasatgaspol PP Kelurahan Kebayoran Lama Utara.
Penanganan dan Perlindungan Korban
Setelah ditemukan, N dibawa ke Kantor Kelurahan Kebayoran Lama Utara. Petugas memastikan kebutuhan dasar anak tersebut terpenuhi, termasuk makanan dan perlindungan. Selanjutnya, N akan dititipkan ke Dinas Sosial DKI Jakarta guna proses lebih lanjut.
Pihak Satpol PP juga telah berkoordinasi dengan Kepolisian dan Dinas Sosial untuk memulangkan N kepada keluarganya. Namun, hingga saat ini, ayah N belum terdeteksi keberadaannya. Dian Citra, Kasatpol PP Kebayoran Lama, membenarkan penemuan tersebut dan menyatakan bahwa kondisi N saat ini baik.
Kekhawatiran Terhadap Kesejahteraan Anak
Meski tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh N, pengakuan tentang perlakuan kasar dari ayahnya menjadi perhatian serius bagi pihak berwajib. Mereka menduga bahwa N sengaja ditelantarkan karena ayahnya tidak kunjung datang menjemputnya.
Kasatgaspol PP juga mengungkap bahwa N ditinggal oleh ayahnya sejak semalam. “Bapaknya bilang mau merokok. Kalau hanya sejam mungkin bisa dijemput, tapi kalau dari semalam, kayaknya sengaja dibuang,” ujar Muhidin.
Tindakan Lanjutan
Untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan N, pihak Satpol PP dan Dinas Sosial DKI Jakarta akan terus memantau perkembangan kasus ini. Mereka juga akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap ayah N untuk mengetahui motif dan alasan penelantaran tersebut.
Selain itu, pihak berwenang juga akan memastikan apakah ada pelanggaran hukum yang terjadi dalam kasus ini. Jika terbukti, ayah N dapat dijerat dengan undang-undang perlindungan anak.









