"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"
Hukum  

Nathalie Holscher Buat Heboh, Sindir Teddy Pardiyana Soal Warisan Lina

Polemik Warisan Lina Jubaedah: Peran Nathalie Holscher dan Komentar Sule

Dalam perjalanan panjang kasus warisan Lina Jubaedah, kini muncul wajah baru yang ikut memberikan komentar. DJ Nathalie Holscher, mantan istri Sule, turut menyampaikan sindiran terhadap Teddy Pardiyana yang masih memperjuangkan hak waris putrinya, Bintang.

Nathalie menyoroti bahwa seorang laki-laki, terlebih ayah, harus bekerja. Ia menyampaikan pesannya melalui akun TikTok @nathalieholscher14 pada Jumat (13/2/2026) dengan tegas mengatakan, “KERJA!!”

Ia juga membandingkan etos kerjanya setelah berpisah dari Sule dengan Teddy yang justru lebih banyak menghabiskan waktu untuk urusan hukum. “Lo kerja. Gua aja perempuan banting tulang. Dari kota ini ke kota ini ke kota ini. Lo ini lucu, aaaa,” ujar Nathalie sambil menunjukkan kekecewaannya.

Selain itu, ia menyebut bahwa masalah ini sudah ada sejak dirinya masih menjadi istri Sule. “Capek banget! Jangan ngerepotin orang woi. Buat anak tu saling, saling. Dari gua pisah sama mantan suami, elu cuma ngadu ngadu sana,” tegasnya.

Nathalie menyarankan agar Teddy bekerja apapun, bahkan sampai bisa membuat cakwe atau cilok. “Kerja! Malu harga diri cuy. Harga diri lo kemana? Capek banget. Bikin cakwe kek cilok kek, apa kek,” katanya.

Meski tidak menyebut nama Teddy secara langsung, komentar Nathalie disukai oleh banyak warganet yang ikut menyudutkan mantan suami Lina Jubaedah tersebut. Salah satu komentar yang disukai Nathalie adalah, “Gara-gara lu Ted, kita sewarga tiktok disuruh kerja lagi ini.”

Video tersebut viral di platform TikTok hingga tembus lebih dari 8,8 juta penayangan hingga Senin (16/2/2026).

Masa Lalu Teddy dan Lina Terbongkar

Buntut dari polemik ini, Sule akhirnya mulai blak-blakan di hadapan publik. “Selama 6 tahun ini tuh saya sudah diam. Saya sudah diam.” Ia menjelaskan bahwa selama ini ia memilih diam demi menjaga nama baik almarhumah.

“Akhirnya kan sekarang publik jadi tahu prosesnya, bagaimana dia (Teddy) mendapatkan almarhum (Lina) itu seperti apa prosesnya,” ujarnya.

Sule menegaskan bahwa ada konteks waktu dan proses yang perlu dipahami publik sebelum menilai situasi yang terjadi saat ini. Ia menyinggung bahwa hubungan Lina dan Teddy terjadi setelah status pernikahannya dengan Lina benar-benar berakhir.

“Kecuali gini, (Lina) sudah bercerai dengan saya lalu 1 tahun atau berapa tahun baru menikah dengan (Teddy).”

Menurut Sule, fakta yang ia pendam selama ini berkaitan dengan situasi rumah tangga mereka pada masa tersebut. “Nah, ini kan posisi dia (Lina) masih bareng sama saya, di posisi masih menikah dengan saya,” katanya.

Meskipun demikian, Sule mengaku selama bertahun-tahun memilih menahan diri demi menjaga nama baik almarhumah. Ia menjelaskan bahwa selama ini ia tutup rapat, menutup aibnya almarhumah pada waktu itu selama 6 tahun.

Sule Soroti Motif Teddy Gugat Warisan

Ketika disinggung soal hak warisan untuk putri Teddy, Sule mengaku tidak ingin berspekulasi soal hukum. Namun, ia menegaskan konteks pernikahan Lina dan Teddy yang menurutnya penuh tanda tanya.

“Aku tidak tahu kalau untuk hukum dan yang lain-lain gitu. Karena kan biasanya kalau misalkan saya menikah dengan Anda misalkan punya anak ya sudah dari kita, kita yang kerja keras banting tulang bareng-bareng kan gitu,” ujar Sule.

Mantan suami Nathalie Holscher ini kemudian menyinggung fakta bahwa pernikahan Lina dan Teddy terjadi saat Lina masih berstatus sebagai istrinya. “Nah, dia menikah kan bukan setelah bercerai dengan saya kan gitu kan. Pada saat itu kejadian itu kan sesuatu hal yang tidak harus diomongin. Masa harus bilang ngerebut istri orang,” sindirnya.

Meski mengaku telah lama mengikhlaskan masa lalunya, Sule menilai tuntutan warisan yang kembali dimunculkan justru memunculkan tanda tanya besar soal motif di balik pernikahan tersebut. “Saya sudah ikhlas loh itu. Masa sekarang mau ngambil berarti tujuan dia apa? Menikahi, mendekati almarhum tujuannya apa gitu loh,” kata Sule.

Dengan nada geram, pemilik nama asli Sutisan ini bahkan menduga ada maksud tertentu terkait harta yang selama ini ia kumpulkan bersama Lina semasa berumah tangga. “Itu sebagai mungkin trik dia gitu supaya bisa menguasai harta-harta suaminya mungkin. Mungkin dia berpikir menikahi dia itu mendapatkan gono gini dan mungkin setengahnya harta saya bisa buat dia,” tandas Sule geram.

Duduk Perkara Gugatan Kontensius Teddy

Sebelumnya, kuasa hukum Teddy, Wati Trisnawati, sempat menegaskan perkara tersebut bukanlah gugatan pembagian harta warisan. “Sebetulnya ini bukan gugatan, jadi permohonannya adalah permohonan ahli waris kontensius. Karena ini konteksnya yang kami mohonkan itu tidak ada objek hartanya, jadi lebih ke penetapan ahli warisnya.”

Menurut Wati, hingga kini perkara tersebut telah memasuki empat kali agenda persidangan. Sidang lanjutan dijadwalkan digelar pada 27 Januari 2026 dengan agenda pemanggilan Sule sebagai wali dari anak bungsunya dengan Lina, yakni Ferdinand.

Wati menyebut majelis hakim berpeluang mempercepat putusan apabila para termohon tidak hadir dalam persidangan. “Jika para termohon tidak hadir sama sekali, ini bisa secepatnya diputus. Namun jika hadir, tentu ada proses mediasi, jawaban, pembuktian, sampai kesimpulan,” ujarnya.

Ia kembali menegaskan bahwa kliennya sama sekali tidak menuntut pembagian harta peninggalan Lina. Fokus utama Teddy adalah kepastian status hukum sang anak. “Kalau keinginan dari Pak Teddy sendiri yang pertama bahwa anaknya, Bintang, itu sah ya atau mempunyai legalitas menjadi ahli waris dari almarhumah. Yang kedua, ini kan memang dari almarhumah meninggal dunia kan hampir enam tahun ya, belum dibuat seperti waris atau apa pun. Jadi lebih ke legalitas saja. Target Pak Teddy seperti itu,” tutur Wati.

Lebih lanjut, Wati menyinggung adanya pernyataan yang menyebut Bintang bukan bagian dari saudara kandung anak-anak Lina lainnya. Hal itulah yang mendorong pihak Teddy menempuh jalur hukum. “Intinya, kedua orang ini ingin ditetapkan sebagai ahli waris almarhumah. Jadi bukan mengenai harta, tapi lebih fokus pada legalitas. Sebab, saya mendengar ada pernyataan bahwa Bintang bukan adik dari kakak-kakaknya. Untuk memberikan kepastian hukum, maka kami ajukan permohonan ini,” tutur Wati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *