Penjelasan Terkait Video Viral Mengenai Enam Kapolsek Gagal Ujian SIM
Beberapa waktu terakhir, sebuah video yang menunjukkan enam polisi gagal dalam ujian praktik Surat Izin Mengemudi (SIM) beredar di media sosial. Dalam video tersebut, disebutkan bahwa para petugas kepolisian tersebut adalah enam Kapolsek di wilayah Magelang. Namun, setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, pihak kepolisian memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar dan termasuk hoaks.
Video yang viral tersebut awalnya dikaitkan dengan lokasi di Magelang. Namun, Polresta Magelang membantah narasi tersebut dan menyatakan bahwa video tersebut berasal dari masa lalu. Selain itu, dari ciri-ciri seragam yang digunakan dalam video, tidak ada indikasi bahwa mereka adalah anggota kepolisian dari Polresta Magelang maupun Polda Jawa Tengah.
Penjelasan dari Pihak Kepolisian
Ipda Ady Lilik Purbianto, Perwira Humas Polresta Magelang, menjelaskan bahwa tidak ada ujian SIM yang diikuti oleh para Kapolsek di wilayah Magelang seperti yang diberitakan dalam video. Ia juga menegaskan bahwa badge atau logo kepolisian yang muncul dalam video tersebut bukan berasal dari satuan di bawah Polda Jawa Tengah.
“Video tersebut tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Di sini tidak ada pelaksanaan seperti itu dan badge-nya yang melakukan, naik kendaraan di motor pun bukan badge-nya Jawa Tengah,” jelas Ipda Ady.
Ia mengungkapkan bahwa baru saja mengetahui tentang beredarnya video tersebut setelah mendapat informasi dari sumber tertentu. “Belum ada, baru ini masuk (informasinya, red),” tambahnya.
Masyarakat Diminta Lebih Bijak dalam Menggunakan Media Sosial
Ipda Ady mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Ia menekankan pentingnya untuk memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya.
“Bijak bermedsos jangan mudah terpancing. Pastikan dulu kebenaran berita tersebut karena di kepolisian untuk ada badge-nya atau logonya yang mengendarai.”
Ia menambahkan, “Lebih bisa memastikan informasi dan jangan terpancing hoaks.”
Asal Usul Video yang Viral
Berdasarkan penelusuran, video yang menampilkan enam Kapolsek gagal dalam ujian SIM sudah beredar sejak 2023. Saat pertama kali viral, unggahan di media sosial menyebutkan bahwa peristiwa dalam video tersebut terjadi di Sragen. Namun, AKBP Piter Yanottama, yang saat itu menjabat sebagai Kapolres Sragen, membantah narasi tersebut.
Menurut dia, lokasi dalam video bukan berada di wilayah hukum Sragen. Justru, kegiatan dalam video tersebut berlangsung di Polda Jabar. Kombes Pol Ibrahim Tompo, yang saat itu menjabat sebagai Kabid Humas Polda Jabar, menjelaskan bahwa video yang beredar merupakan rekaman lama.
Dia menyebut polisi yang terlihat dalam video tersebut adalah Irjen Pol Suntana ketika masih menjabat sebagai Kapolda Jabar. Pada saat itu, Irjen Pol Suntana sedang menghadiri peresmian Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) di wilayah hukum Polres Cirebon Kota, pada 13 Desember 2022.
“Video lama, zaman Kapolda Irjen Pol Suntana iseng-iseng coba motor dan trek ujian SIM,” kata Kombes Pol Ibrahim.
“Enggak benar (enam Kapolsek gagal ujian SIM),” sambungnya.
Informasi Tambahan dari Korlantas Polri
Dilansir dari laman resmi Korlantas Polri, Rabu (14/12/2022), Irjen Pol Suntana pernah meresmikan Satpas di Cirebon pada 13 Desember 2022, sesuai tanggal yang disebutkan Kombes Pol Ibrahim Tompo. Satpas tersebut mampu menampung sekira 200 peserta ujian SIM untuk mempermudah proses administrasi masyarakat.
Irjen Pol Suntana kemudian mencoba trek angka delapan di Satpas. Namun, video tersebut dinarasikan berbeda seolah enam Kapolsek gagal mengikuti ujian SIM.











