KKN Lingkar Kampus UIN Imam Bonjol Padang 2026 Berfokus pada Dua Kecamatan
Kuliah Kerja Nyata (KKN) Lingkar Kampus UIN Imam Bonjol Padang tahun 2026 akan berlangsung di dua kecamatan, yaitu Koto Tangah dan Kuranji. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kampus berdampak yang bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar kampus. Langkah ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemko) Padang.
Program KKN ini tidak hanya fokus pada pengabdian masyarakat, tetapi juga mendukung berbagai inisiatif unggulan Pemko Padang. Beberapa program tersebut antara lain Smart Surau, Subuh Mubarakah, Remaja Masjid Reborn, Digital Masjid, Koperasi Masjid, Pustaka Masjid, serta lembaga penguatan pendidikan al-Quran. Dengan demikian, KKN Lingkar Kampus UIN Imam Bonjol Padang 2026 menjadi jembatan antara dunia akademik dan kebutuhan masyarakat.
Kolaborasi dengan Pemko Padang
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyambut baik kegiatan KKN ini. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara UIN Imam Bonjol Padang dan Pemko Padang akan terus berlanjut dalam beberapa tahun ke depan. Menurutnya, KKN ini adalah bentuk kerja sama yang saling menguntungkan dan dapat memperkuat program-program unggulan daerah.
“Kita sambut KKN UIN Imam Bonjol Padang tahun ini, hingga tahun-tahun ke depan. Membantu program unggulan Pemko. Kegiatan ini mengisi kerja sama UIN Imam Bonjol Padang dengan Pemko Padang,” ujar Maigus dalam diskusi terbatas bersama Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), UIN Imam Bonjol Padang, di ruang kerjanya, Kamis (9/4/2026) sore.
Program unggulan Pemko Padang sejalan dengan visi UIN Imam Bonjol Padang dalam bidang keagamaan dan sosial masyarakat. Menurut Maigus, hal ini memperkuat semangat dan daya dorong pembangunan di Kota Padang, khususnya bagi generasi muda.
Inisiatif Pembangunan Berbasis Masjid
Menurut Maigus, pembangunan berbasis masjid bukan hanya sekadar aktivitas ibadah, tetapi juga menjadi wadah pendidikan kesadaran tentang kota yang rawan bencana. Ia mengharapkan adanya program mitigasi penanggulangan bencana alam serta sosialisasi bahaya LGBT.
“Jadikan pekarangan masjid sebagai shelter, arena utama untuk keterampilan penanggulangan bencana,” harapnya.
Hadirnya Jajaran Pejabat dan Tim LP2M
Dalam acara tersebut, hadir sejumlah pejabat Pemko Padang seperti Kabag Kerja sama Pemko Padang, Erwin, Camat Koto Tangah, Fizlan Setiawan, dan lainnya. Selain itu, hadir pula Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat UIN Imam Bonjol Padang, Muhammad Taufik.
Menurut Taufik, KKN Lingkar Kampus merupakan bagian dari program kampus berdampak yang bertujuan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekitar kampus. Koto Tangah dan Kuranji merupakan kecamatan domisili kampus 2 dan kampus 3 UIN Imam Bonjol Padang.
Tahapan KKN dan Undangan Kepada Pihak Terkait
Tahapan KKN UIN Imam Bonjol Padang telah dimulai dan akan berlangsung hingga turun ke lokasi berkegiatan langsung pada Juli – Agustus 2026. Pihak kampus juga berencana mengundang para camat, lurah di Kota Padang, serta para wali nagari di kota kabupaten pada Mei nanti.
“Sebagai sebuah inovasi, gagasan KKN Lingkar Kampus ini diharapkan dapat memberi warna baru dan berdampak ke tengah masyarakat. Membantu program unggulan Pemko Padang,” ujarnya.
Tim LP2M dan Kepala Pusat yang Hadir
Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Ketua LP2M, Dr. Wakidul Kohar, Sekretaris Rendy Nugraha Frasandy, M. Pd, beserta beberapa kepala pusat. Di antaranya adalah:
- Kepala Pusat Ekospiritual dan Mitigasi Sosial, Yurisman, M.Ag
- Kepala Pusat Gender, Perempuan dan Anak Lailatul Rahmi, M. Hum
- Kepala Pusat Halal dan Trust Fund, Dr. Huri Yatul Akmal, M. Si.
- Kepala Pusat Moderasi Beragama dan Pewarisan Kebudayaan Dr. Abdullah Khusairi, M.A
- Ketua-sekretaris KKN 52 UIN Imam Bonjol Padang, Dr. Mufti Ulil Amri, SHI, M.A-M. Yusuf, M.Sos.
Dengan partisipasi aktif dari berbagai pihak, KKN Lingkar Kampus UIN Imam Bonjol Padang 2026 diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.











