Kehidupan Nabilah O’Brien yang Berubah Drastis
Nabilah O’Brien, seorang selebgram ternama, kini menjadi sorotan setelah dirinya resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pencurian yang ia laporkan sendiri. Kejadian ini bermula dari sebuah insiden di restoran miliknya, Bibi Kelinci, yang sempat viral di media sosial.
Insiden di Restoran Bibi Kelinci
Pada tanggal 19 September 2025, restoran Bibi Kelinci di Kemang kedatangan pasangan suami istri yang tidak sabar menunggu pesanan. Saat itu, restoran sedang ramai pengunjung, sehingga pesanan untuk pelanggan terlambat diberikan. Pasangan tersebut marah dan masuk ke dapur untuk memarahi kepala koki. Dalam rekaman CCTV, terlihat mereka memaki karena 14 pesanan belum siap.
Setelah menunggu beberapa menit, pasangan tersebut keluar dapur dengan membawa 14 makanan dan minuman tanpa membayar sepeserpun. Total tagihan mencapai Rp530.150. Nabilah tidak tinggal diam dan memviralkan kasus ini melalui media sosial.
Viral dan Terungkap Identitas Pelaku
Postingan Nabilah langsung viral dan mendapat banyak komentar dari netizen. Akhirnya, identitas pasangan tersebut terungkap. Sang suami adalah seorang gitaris terkenal, sedangkan sang istri adalah seorang psikolog. Meski demikian, Nabilah mengaku merasa tidak adil karena justru ia yang menjadi tersangka.
Penetapan sebagai Tersangka
Lima bulan setelah kejadian, Nabilah menerima kabar mengejutkan. Ia resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pencurian yang ia laporkan. Ini membuat Nabilah merasa bingung dan pilu. “Saya korban pencurian, saya sudah melaporkan ke Polsek Mampang dan terduga pelaku juga sudah menjadi tersangka pencurian. Lantas saya tersangka atas apa?” tanyanya.
Nabilah mengungkapkan bahwa ia diam selama lima bulan karena takut untuk bersuara. Namun akhirnya, ia memberanikan diri untuk mengungkap kebenaran. Ia mengaku setelah postingannya viral, ia mendapatkan intimidasi dari terduga pelaku. Bahkan, ia diminta untuk berbohong ke publik.
Intimidasi dan Permintaan Uang
Selain itu, Nabilah juga mengaku diperas sebesar Rp1 miliar oleh terduga pelaku. “Hari ini saya memberanikan diri untuk mengungkapkan ini dan mencari keadilan. Selama lima bulan saya diminta untuk mengakui bahwa apa yang saya ungkapkan dan CCTV saya adalah fitnah. Juga, saya diminta Rp1 miliar,” katanya.
Ia menyatakan bahwa telah mencoba segala cara untuk membela diri. Namun, ia merasa sangat takut untuk bicara. “Saya mohon perlindungan hukum terhadap saya. Ke mana lagi saya harus mencari keadilan, saya enggak tahu ke mana lagi,” tambahnya.
Harapan untuk Keadilan
Kini, kasus ini telah merembet ke berbagai arah hingga Nabilah menjadi tersangka. Ia pun mengadu kepada netizen untuk membantunya. “Saya hanya pemilik usaha kecil yang berjuang melindungi tempat saya dan karyawan saya mencari rezeki dari aksi pencurian, dan kini saya harus menelan pil pahit ditetapkan menjadi tersangka di Bareskrim Polri,” ujarnya.
Nabilah berharap dengan mengungkap kebenaran, masyarakat dan sesama pelaku usaha tidak menjadi korban kejahatan serupa. Namun, fakta jujur dari CCTV justru dianggap tindak pidana dan tuntutan Rp1 miliar.











