"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"
Daerah  

Warga Tanahlaut Berharap Gema Darling Jadi Agen Lingkungan Nyata untuk Remaja

Harapan Masyarakat Terhadap Gerakan Remaja Sadar Lingkungan di Tala

Gerakan Remaja Sadar Lingkungan (Gema Daling) Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan, baru saja diluncurkan. Kegiatan ini mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat setempat. Banyak warga berharap bahwa peluncuran gerakan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mengubah perilaku masyarakat, khususnya generasi muda.

Devina Sari, seorang warga Pelaihari, menyampaikan keyakinannya bahwa program ini dapat membentuk kebiasaan baik sejak dini jika dijalankan secara konsisten. Ia berharap anak-anak muda benar-benar tergerak untuk menjaga lingkungan. “Kalau dari sekarang dibiasakan peduli lingkungan, ke depan daerah kita pasti lebih bersih dan sehat,” ujarnya pada Senin (20/4/2026).

Naufal, warga Kecamatan Panyipatan, juga menyampaikan harapan serupa. Ia berharap program tersebut terus dilanjutkan hingga mencapai sekolah dan lingkungan masyarakat secara luas. “Jangan berhenti saat launching saja. Harapannya ada kegiatan rutin di sekolah maupun di desa supaya dampaknya terasa,” katanya.

Peluncuran Gema Daling Tala digelar di Pantai Batakan Baru, Kecamatan Panyipatan, Minggu kemarin. Acara ini dirangkai dengan berbagai kegiatan seperti jalan sehat, senam bersama, peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54, serta Hari Kartini ke-147.

Ketua TP PKK Tala Hj Dian Rahmat Trianto menjelaskan bahwa program ini secara khusus menyasar kalangan remaja karena dianggap sebagai fase paling efektif untuk membentuk kesadaran lingkungan. Menurutnya, anak usia SMP hingga SMA masih sangat mudah dibentuk dan diedukasi. “Kami ingin mereka menjadi agen perubahan, minimal di keluarga hingga lingkungan sekitar,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, para peserta langsung dilibatkan dalam aksi bersih-bersih Pantai Batakan Baru. Kegiatan ini menjadi simbol bahwa perubahan besar bisa dimulai dari tindakan sederhana. Hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya, kata Hj Dian, harus menjadi kebiasaan bersama. Tempat umum adalah tanggung jawab semua pihak.

Ke depan, para pelajar yang terlibat akan mendapatkan edukasi dan pendampingan berkelanjutan agar mampu menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyampaikan informasi penting kepada masyarakat. Momentum Hari Kartini juga dimanfaatkan untuk mendekatkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda, khususnya Gen Z yang dinilai mulai mengalami kesenjangan informasi. “Kita ingin generasi sekarang lebih mengenal dan meneruskan semangat Kartini melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan nyata,” tambahnya.

Bupati Tala H Rahmat Trianto yang me-launching Gema Daling Tala, menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan tersebut. Ia menilai kegiatan ini bukan hanya sekadar peringatan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan melakukan aksi positif bersama. Orang nomor satu di Tala ini bahkan menegaskan rencana pemerintahannya memperluas gerakan sadar lingkungan dengan melibatkan seluruh sekolah di wilayah Panyipatan. “Ke depan kita libatkan semua sekolah, SMP, SMA, hingga pesantren untuk menggerakkan kesadaran lingkungan secara lebih luas,” tegasnya.

Kegiatan tersebut merupakan inisiasi Ketua TP PKK Tala berkolaborasi dengan DP3AP2KB serta didukung berbagai instansi seperti Dinas Kesehatan, Dinas Perkim LH, Dispora, Dispar, Satpol PP dan Damkar, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), hingga sektor swasta. Rangkaian kegiatan juga diisi layanan kesehatan gratis, edukasi penanganan kebakaran rumah tangga, serta partisipasi pelajar dari sejumlah sekolah di Kecamatan Panyipatan.

Dengan dukungan masyarakat dan kolaborasi lintas sektor, Gema Daling Tala diharapkan menjadi gerakan nyata yang terus tumbuh dan memberi dampak bagi lingkungan di Tanahlaut.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *