"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Marlina Kehilangan Rp24,7 Juta Usai Ditipu Oknum Bank

Penipuan Berkedok Undian Mobil, Seorang Pensiunan Guru Kehilangan Rp24,7 Juta

Seorang pensiunan guru bernama Marlina (65) di Palembang mengalami kerugian hingga mencapai Rp24,7 juta setelah menjadi korban penipuan berkedok undian mobil. Kejadian ini terjadi ketika ia menerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai pihak bank.

Peristiwa yang Terjadi

Marlina mengungkapkan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Jumat (16/12/2025), sekitar pukul 10.59, saat dirinya sedang berada di rumah. Saat itu, ia ditelepon oleh seseorang yang mengaku dari pihak bank. Orang tersebut menyatakan bahwa Marlina akan mendapatkan hadiah undian sebuah unit mobil. Dengan alasan membantu, pelaku meminta Marlina mengisi data pribadinya dan kemudian meminta nomor rekening serta PIN m-banking miliknya.

Kesadaran yang Terlambat

Marlina baru menyadari bahwa ada transaksi besar di rekeningnya setelah beberapa saat. Saldo rekeningnya telah terkuras sebesar Rp24,7 juta. Ia langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang pada Minggu (28/12/2025), siang. Marlina berharap dengan laporan ini, pelaku dapat segera ditangkap.

Penanganan Oleh Petugas

Ipda Hendra Yuswoyo, petugas penyidik, membenarkan adanya laporan dari Marlina. Ia menjelaskan bahwa laporan telah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh tim satreskrim Polrestabes Palembang unit Pidana Khusus untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Waspada Modus Penipuan Online

Kasus Marlina menunjukkan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap modus penipuan online. Salah satu cara yang sering digunakan adalah phishing, yaitu penipuan dengan mengirim tautan atau link ke situs web palsu. Jika korban mengklik tautan tersebut, data pribadi seperti nama lengkap, alamat, nomor kartu kredit, atau identitas perbankan lainnya bisa dicuri.

Modus penipuan ini marak terjadi melalui layanan SMS, aplikasi chatting, maupun media sosial. Untuk menghindari hal ini, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:

Cara Hindari Penipuan Modus Undian Berhadiah

  1. Cermati alamat situs web (URL) yang akan diklik

    Pastikan Anda mengunjungi situs resmi dari penyelenggara undian berhadiah. Situs palsu biasanya memiliki URL yang mirip dengan situs asli. Perhatikan tampilan halaman situs tersebut.

  2. Cermati pengirim pesan yang menghubungi Anda

    Jika menerima pesan dari akun tidak dikenal, pastikan nomornya sesuai dengan informasi resmi dari penyelenggara. Jika tidak sesuai, segera laporkan ke pihak platform, misalnya WhatsApp, dengan menekan opsi “Laporkan Kontak” secara langsung dari dalam chat.

  3. Waspadai segala bentuk permintaan informasi pribadi dan pemungutan biaya

    Penyelenggara undian berhadiah biasanya hanya meminta data dasar seperti nama lengkap, nomor telepon, dan alamat. Jangan pernah memberikan informasi sensitif seperti nomor kartu kredit atau memenuhi permintaan pembayaran tanpa verifikasi.

  4. Hubungi pihak penyelenggara jika ada hal yang mencurigakan

    Jika menemukan surat atau pesan yang mencurigakan, segera hubungi call center penyelenggara. Jika sudah memberikan informasi pribadi atau uang, segera melaporkannya ke pihak berwajib.

Selain itu, jangan pernah memberikan kode OTP kepada siapa pun. Ubah password atau PIN secara berkala dan buat kombinasi yang unik agar sulit ditebak orang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *