"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"
Daerah  

Dugaan Harimau Sumatera Terlibat Dalam Dua Kali Pertemuan dengan Manusia di Siak

Perjumpaan Manusia dan Harimau Sumatera di Kabupaten Siak

Beberapa waktu terakhir, masyarakat Kabupaten Siak dihebohkan oleh kemunculan Harimau Sumatera di dua lokasi berbeda. Dua peristiwa perjumpaan langsung antara manusia dan satwa langka ini terjadi di Kampung Teluk Masjid dan Kampung Dayun. Meski tidak ada korban jiwa, kejadian ini memicu kewaspadaan yang tinggi di kalangan warga sekitar.

Lokasi Penampakan Harimau Sumatera

Peristiwa pertama terjadi di Kampung Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit. Zulfikar, seorang warga setempat, mengalami pengalaman mencekam saat hendak memancing pada malam hari. Saat itu, ia melihat sosok harimau dari jarak dekat. Ia langsung memilih untuk menjauh dan memberi tahu rekan-rekannya agar menghentikan aktivitas memancing. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke aparat desa dan diteruskan ke BBKSDA Riau.

Di lokasi kedua, yaitu Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, harimau Sumatera terlihat di jalan koridor perusahaan. Khaidir, mandor subkontraktor PT Bumi Siak Pusako (BSP), bersama sopirnya, Dedy, berhadapan langsung dengan harimau tersebut. Mereka melihat harimau berjalan santai tanpa menunjukkan sikap agresif. Video kejadian ini sempat viral dan menarik perhatian publik.

Penanganan oleh BBKSDA Riau

Menurut Kepala BBKSDA Riau, Supartono, tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa yang terjadi adalah perjumpaan langsung antara manusia dan Harimau Sumatera, bukan penyerangan. Selain itu, tim BBKSDA Riau melakukan pemeriksaan lapangan dan menemukan jejak harimau berukuran sekitar 12 sentimeter di area perkebunan sawit Koperasi Tinera Jaya.

Supartono menjelaskan bahwa lokasi perjumpaan berada di kawasan APL (area penggunaan lain), sementara arah jejak harimau mengarah ke kawasan Hutan Produksi yang berjarak sekitar empat kilometer dari lokasi kejadian. Sebagai langkah pencegahan, BBKSDA Riau telah menyampaikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada, tidak beraktivitas sendirian, serta menghindari kegiatan pada jam-jam aktif Harimau Sumatera, terutama pada malam hari.

Habitat Alami Harimau Sumatera

Penghulu Kampung Dayun, Nasya Nugrik, membenarkan bahwa lokasi penampakan berada di dalam habitat alami Harimau Sumatera. Menurutnya, kawasan Taman Nasional Zamrud (TNZ) menjadi tempat tinggal alami harimau. Penampakan terjadi di depan Water Injection Plant (WIP) PT BSP, sekitar 1,3 kilometer dari Pos BBKSDA di TNZ.

Nasya juga menjelaskan bahwa Khaidir dan Dedy merupakan karyawan subkontraktor PT BSP yang beraktivitas di zona khusus dalam kawasan TNZ. Ia menyebut, kemunculan harimau di kawasan tersebut sebenarnya bukan hal yang asing. Di kawasan itu, harimau memang sudah biasa muncul karena perusahaan berada di zona khusus Taman Nasional Zamrud.

Imbauan kepada Warga

Dua peristiwa perjumpaan ini memperkuat dugaan bahwa satu individu harimau Sumatera bergerak di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Siak. Meski belum ada korban, aparat dan pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika kembali melihat tanda-tanda keberadaan satwa liar tersebut.

BBKSDA Riau memastikan pemantauan lapangan akan terus dilakukan guna meminimalkan potensi konflik antara manusia dan Harimau Sumatera, sekaligus menjaga keselamatan warga serta kelestarian satwa yang dilindungi itu.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *