Pemerintah Siap Lanjutkan Bantuan Sosial Beras 2026
Pemerintah dikabarkan akan melanjutkan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) sepanjang tahun 2026, dengan fokus utama pada bantuan berupa beras. Hal ini dilakukan sebagai upaya menjaga ketahanan pangan nasional dan melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah. Salah satu bentuk bansos yang menjadi perhatian adalah Bansos Beras 10-20 Kg, yang telah berhasil mengimbangi kebutuhan masyarakat di akhir 2025 lalu.
Total persediaan beras yang disiapkan untuk penyaluran bansos bahan pokok pada tahun 2026 mencapai 720.000 ton. Angka ini lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 365.000 ton pada tahun 2025. Penyaluran beras ini dilakukan oleh Perum Bulog sebagai pihak yang ditugaskan secara resmi. Selain pengelolaan stok dan distribusi, Bulog juga melakukan pengawasan kualitas beras agar tetap layak konsumsi saat diterima masyarakat.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdani, menegaskan bahwa pihaknya telah menerima mandat resmi dari pemerintah untuk melaksanakan program tersebut. Kesiapan stok dan jaringan distribusi nasional menjadi faktor penting agar penyaluran bisa berjalan tepat waktu dan tepat sasaran. Pengawasan mutu juga dilakukan untuk memastikan berat dan kualitas beras sesuai ketentuan.
Pencairan bansos beras akan dilakukan di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Banjar, Jawa Barat. Pemerintah merencanakan penyaluran hanya berlangsung selama empat bulan dalam satu tahun anggaran, termasuk di 2026 ini. Sinkronisasi data penerima serta kesiapan distribusi di daerah pun tengah dilakukan. Jadwal resmi penyaluran belum diumumkan secara nasional dan akan disampaikan secara berjenjang melalui pemerintah daerah, desa, atau kelurahan.
Namun, berdasarkan pengalaman pada tahun 2025, estimasi pencairan biasanya berpusat di tanggal 1-10 setiap bulan. Jika ada keterlambatan, kemungkinan penundaan 1-2 hari jika ada kendala teknis atau libur nasional.
Bansos Beras 10-20 Kg di Kabupaten Banjar Tahun 2026
Kabupaten Banjar menjadi salah satu wilayah di Jawa Barat yang menerima bansos bahan pangan ini. Dari data yang dirilis pada tahun 2025, terdapat sekitar 80.000-90.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terfilter melalui verifikasi pengulangan data DTKS yang dipublikasikan oleh Kementerian Sosial. Jika tidak ada perubahan sistem penyaluran terbaru, jumlah KPM di tahun 2026 kemungkinan akan meningkat akibat inflasi atau bencana, mencapai 85.000-95.000 bahkan bisa tembus 100.000 KPM.
Adapun, jumlah beras yang diterima masyarakat setiap bulannya berkisar antara 10-15 kg, yang juga dikalkulasikan tergantung harga beras di pasar Banjar, yang berkisar Rp15.000-Rp18.000 per kg. Dengan estimasi perbulannya sekitar 850.000-1.425.000 kg beras.
Dengan demikian, penyaluran pada tahun 2026 kemungkinan besar masih akan berada pada angka-angka tersebut, dengan sedikit perubahan yang tidak terlalu signifikan. Mengingat belum adanya pendataan dan informasi terbaru mengenai besaran yang akan diterima dari Kemensos maupun pemerintah setempat.
Cara Cek Penerima Bansos Beras 10 KG
Meski belum ada kabar terbaru dari pemerintah, masyarakat yang merasa terdaftar dan masuk dalam desil berpenerima bansos dapat melakukan pengecekan nama penerima bansos secara online melalui laman Cek Bansos Kemensos atau aplikasi JMO. Berikut cara pengecekan:
-
Melalui Link
Akses situs resmi di cekbansos.kemensos.go.id
Masukkan data wilayah tempat tinggal mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan.
Masukkan nama lengkap sesuai yang tertera di e-KTP.
Ketikkan kode huruf (captcha) yang muncul pada kotak di layar.
Klik tombol “CARI DATA”.
Sistem akan menampilkan informasi apakah nama tersebut terdaftar sebagai penerima bantuan, jenis bantuan yang didapat (PKH, BPNT, atau PBI-JK), serta status periode pencairannya. -
Via JMO
Unduh terlebih dahulu aplikasi Cek Bansos di Appstore atau Play Store.
Buka aplikasi Cek Bansos
Masuk menggunakan username dan password
Jika belum ada akun, lakukan registrasi dengan mengisi data lengkap
Jika sudah masuk, klik menu “Cek Bansos”
Masukkan data wilayah tempat tinggal pada form yang muncul
Masukkan nama penerima bansos sesuai KTP
Isi kode verifikasi
Klik “Cari Data”
Tunggu beberapa saat sampai hasil pencocokan data dengan daftar penerima muncul.
Cara Pencairan Bansos Beras 2026
Bagi masyarakat yang berstatus sebagai penerima bansos beras, mereka dapat mengambil bantuan secara langsung di titik distribusi yang ditunjuk Bulog, dengan cara:
- Tunggu pengumuman pencairan bansos beras
- Siapkan KTP asli, KK fotocopy, surat undangan jika ada
- Datang ke lokasi sesuai jadwal
- Ambil nomor antrian
- Tunjukkan KTP
- Petugas akan cek nama
- Tandatangani berkas penerimaan bansos
- Pastikan beras dalam kondisi baik
- Cek berat beras 10 kg atau tidak
- Bansos beras siap dibawa pulang











