"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"
Daerah  

Warga Bondowoso Panik, Antrean BBM Mengular Hanya 26 Hari Lagi

Antrean Panjang di SPBU Bondowoso Akibat Kekhawatiran Stok BBM

Antrean panjang terlihat di sejumlah SPBU di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, khususnya untuk pembelian BBM jenis Pertalite dan Pertamax. Kondisi ini terjadi pada Jumat (6/3/2026), dimana warga ramai-ramai membeli BBM sejak pagi hari.

Salah satu SPBU yang mengalami antrean adalah SPBU Kembang, Desa Kembang, Kecamatan Bondowoso. Sekitar pukul 09.04 WIB, antrean kendaraan di jalur pengisian Pertalite dan Pertamax mencapai kurang lebih 30 meter. Pengawas SPBU Kembang, Adista Prabudi, menjelaskan bahwa terjadi peningkatan pembelian yang signifikan di SPBU-nya sejak sore kemarin.

Biasanya, dalam sehari penjualan Pertalite berkisar di angka 13 ton. Namun, sejak kemarin lusa pukul 06.00 WIB hingga pagi ini, penjualan Pertalite menembus 21 ton. Kondisi serupa juga terjadi pada penjualan Pertamax yang biasanya hanya 2 ton per hari, kini mencapai 3,5 ton.

“Peningkatan terjadi pada jenis Pertalite dan Pertamax. Kalau Solar aman, Pertadex juga aman,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa biasanya SPBU tersebut cenderung sepi akibat adanya jembatan ambles dan arus lalu lintas yang ditutup total. Namun, sejak kemarin antrean mulai mengular.

Pihak SPBU telah memberikan pengertian kepada masyarakat bahwa stok BBM di tingkat SPBU sebenarnya aman. Pengiriman harian ke SPBU tersebut pun normal mencapai 16 ribu liter Pertalite, sementara Pertamax menyesuaikan kebutuhan di kisaran 1.500 liter. Begitu pun Bio Solar dengan pengiriman harian sebesar 8 kiloliter.

Isu Stok BBM Sisa 26 Hari

Anggi, warga Kecamatan Bondowoso, menjelaskan bahwa banyak rekannya yang mengunggah status di media sosial mengenai antrean panjang di SPBU Tamansari. Mereka khawatir kondisi ini berkaitan dengan informasi viral yang menyebut stok BBM Indonesia hanya tersisa 26 hari sebagai dampak perang Iran vs Amerika-Israel.

“Di Jember informasinya sudah panic buying juga. Kalau benar panic buying lagi, bakal mahal lagi ini di eceran toko,” ungkapnya. Nani Agustina, warga Kelurahan Badean, berharap pemerintah segera mengantisipasi kondisi ini. Ia menyarankan pemerintah memerintahkan agar SPBU mengeluarkan kebijakan khusus saat terjadi lonjakan permintaan yang tidak wajar.

Misalnya, SPBU hanya melayani pengisian tangki kendaraan bermotor saja. “Jangan melayani pengisian jeriken untuk mencegah panic buying. Jangan sampai pasokan yang harusnya aman untuk 20 hari ke depan, malah habis sebelum waktunya,” tuturnya.

Kondisi di SPBU Tamansari

Kondisi serupa juga terpantau di SPBU Tamansari sekitar pukul 08.04 WIB. Antrean Pertalite terlihat mengular meski belum sampai meluap ke jalan raya. “Antre tadi, jadi saya memilih beli Pertamax saja karena antrean Pertalite jauh lebih panjang,” ujar Samsudi, warga Desa Bataan, Bondowoso.

Pertamina Pastikan Stok dan Distribusi BBM Aman

Pertamina memastikan pasokan BBM di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara tetap aman. Stok energi disebut cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa kondisi stok BBM saat ini berada pada level aman.

“Saat ini rata-rata ketahanan stok BBM, khususnya di wilayah Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, dipastikan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama di momen bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri,” tuturnya. Ketersediaan tersebut terus diperkuat melalui pasokan rutin dan terjadwal sesuai perencanaan suplai serta distribusi yang ditetapkan.

Selain itu, Pertamina juga menjalankan pola build up stock sejak menjelang Idulfitri. Sebagai langkah antisipasi, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menerapkan metode RAE (Regular, Alternative, dan Emergency) dalam pengelolaan rantai pasok. Strategi ini dilakukan untuk memastikan pasokan tetap terjaga di tengah dinamika global.

“Kami melakukan pemantauan intensif, penguatan manajemen risiko, serta memastikan keselamatan pekerja dan keamanan aset perusahaan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *