"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"
Daerah  

Lokasi Parkir Inap Murah Disediakan Dishub Surabaya untuk Mudik Tenang

Penitipan Kendaraan di Surabaya untuk Mudik Lebaran 2026

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya telah menyiapkan fasilitas penitipan kendaraan selama periode mudik Lebaran 2026. Fasilitas ini akan berlaku dari tanggal 18 hingga 29 Maret 2026, dengan tujuan memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang meninggalkan kendaraannya di Surabaya saat melakukan perjalanan pulang kampung.

Fasilitas penitipan kendaraan ini tersedia di tujuh lokasi strategis, antara lain:

  • Park and Ride Mayjend Sungkono
  • Parkir Adityawarman
  • Parkir Arif Rahman Hakim
  • Parkir Kertajaya
  • Kawasan Wisata Religi Ampel
  • Parkir Genteng Kali (khusus kendaraan roda dua)
  • Parkir Convention Hall

Tarif yang diberikan oleh Dishub Surabaya cukup murah dan terjangkau, terutama untuk kendaraan roda dua dan roda empat. Berikut rincian tarifnya:

  • Roda 2 (Motor): Diskon 60 persen – tarif normal Rp 25.000/hari menjadi Rp 10.000/hari
  • Roda 4 (Mobil): Diskon 50 persen – tarif normal Rp 40.000/hari menjadi Rp 20.000/hari

Kapasitas parkir di setiap titik tidak terbatas, sehingga pengunjung dapat memarkirkan kendaraannya tanpa khawatir kehabisan tempat. Namun, pengisian biasanya cepat terutama menjelang puncak arus mudik. Kendaraan yang melebihi batas waktu penitipan akan dikenai tarif normal sesuai ketentuan masing-masing lokasi.

Prediksi Jumlah Pemudik yang Keluar dari Surabaya

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkirakan bahwa sebanyak 700.000 hingga 1.000.000 orang akan meninggalkan Surabaya selama masa mudik Lebaran 2026. Angka ini mencerminkan lonjakan signifikan dalam pergerakan masyarakat yang menuju maupun meninggalkan Kota Pahlawan.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya, M Fikser, menyebut bahwa Wali Kota Eri Cahyadi atau Cak Eri akan segera mengeluarkan surat imbauan resmi bagi warga. Imbauan ini bertujuan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan selama proses mudik berlangsung.

Tips Keamanan Rumah Saat Ditinggal Mudik

Bagi warga yang meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, Pemkot Surabaya memberikan instruksi khusus untuk menjaga keamanan lingkungan. Beberapa hal yang disarankan adalah:

  • Memastikan instalasi listrik dan saluran air dalam kondisi mati, guna mencegah kebakaran maupun kebocoran selama rumah tidak berpenghuni.
  • Berkomunikasi dengan tetangga atau pengurus lingkungan agar kondisi rumah tetap terpantau selama ditinggal.

Selain itu, warga juga diminta untuk memastikan seluruh pintu dan jendela terkunci rapat serta menitipkan kunci kepada orang kepercayaan atau melapor ke RT/RW setempat.

Layanan Publik Tetap Siaga Selama Mudik

Meskipun terdapat jadwal cuti bersama, Pemkot Surabaya menjamin layanan esensial bagi masyarakat tetap beroperasi secara optimal. Rumah sakit dan pusat layanan kesehatan akan disiagakan dengan sistem kerja bergantian, agar tetap mampu melayani warga setiap saat.

Selain itu, apel kesiapsiagaan lintas instansi bersama TNI dan Polri akan digelar untuk mematangkan pengamanan di berbagai titik strategis kota. Hal ini dilakukan sebagai upaya meminimalkan risiko kejahatan atau gangguan keamanan selama musim mudik.

Tren Mudik di Jawa Timur

Secara historis, Jawa Timur selalu menjadi episentrum pergerakan mudik nasional, karena posisinya sebagai daerah asal sekaligus tujuan utama. Pada tahun 2026, Jawa Timur menempati peringkat kedua tujuan mudik favorit dengan total 27,29 juta orang yang diprediksi akan masuk ke wilayah ini.

Faktor infrastruktur jalan tol yang semakin terkoneksi menjadi salah satu pemicu utama tingginya minat warga menggunakan kendaraan pribadi untuk pulang kampung. Oleh karena itu, Pemkot Surabaya memberikan beberapa imbauan dan tips mudik aman, antara lain:

  • Lakukan servis rutin kendaraan minimal satu minggu sebelum keberangkatan.
  • Hindari membawa barang berharga berlebihan saat perjalanan demi alasan keamanan.
  • Manfaatkan posko mudik yang disediakan petugas untuk beristirahat jika merasa lelah di perjalanan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *