Kehadiran Ribuan Warga dalam Gelaran Car Free Day di Sijunjung
Pada hari Minggu (12/4/2026) pagi, Jalan Prof. M. Yamin, Muaro Sijunjung, tampak berbeda dari biasanya. Ribuan masyarakat memadati area tersebut untuk mengikuti gelaran Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor. Acara ini menjadi momen yang dinantikan oleh warga setempat dan menandai kembalinya aktivitas ruang publik setelah sempat jeda selama bulan suci Ramadhan.
Kegiatan CFD kali ini diselenggarakan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Simpang Logas, yang merupakan lokasi utama pelaksanaan acara. Ini adalah kali kedua Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sijunjung menyelenggarakan kegiatan serupa, menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga lingkungan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Sejak pukul 06.30 WIB, masyarakat dari berbagai lapisan usia sudah berkumpul di lokasi. Keceriaan terlihat saat mereka bersama-sama mengikuti senam massal yang menjadi pembuka rangkaian acara pagi itu. Suasana semakin meriah dengan hadirnya para pejabat daerah, termasuk Wakil Bupati Sijunjung, Iraddatillah, yang didampingi oleh Ketua GOW, Dona Iraddatillah. Hadir pula Wakil Ketua DPRD Sijunjung Syahril Syamra, Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Jaheri, hingga para Asisten dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pimpinan BUMN/BUMD serta instansi vertikal pun turut hadir, menciptakan kedekatan tanpa sekat dengan warga.
Filosofi Ruang Bernapas
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sijunjung Iraddatillah menekankan bahwa CFD bukan sekadar acara seremonial mingguan. Ia menyebut kegiatan ini sebagai upaya nyata memberikan ruang “bernapas” bagi lingkungan sekitar.
“Car Free Day ini sederhana, kita memberikan sedikit nafas. Pohon butuh istirahat, manusia juga butuh relaksasi tanpa polusi udara dari asap kendaraan,” ujar Iraddatillah.
Menurutnya, penghentian sementara aktivitas kendaraan bermotor selama beberapa jam mampu menurunkan kadar polusi secara signifikan. Hal ini dinilai penting untuk menjaga kualitas udara di pusat kota Muaro Sijunjung agar tetap segar.
Fasilitas Pelayanan Publik Gratis
Tidak hanya berolahraga, masyarakat yang datang ke lokasi CFD juga dimanjakan dengan berbagai fasilitas layanan publik. Pemkab Sijunjung sengaja memboyong beberapa layanan agar mudah diakses oleh warga sambil bersantai.
Tersedia gerai cek kesehatan gratis yang ramai dikunjungi warga untuk sekadar mengecek tensi maupun konsultasi ringan. Selain itu, hadir pula layanan SIM Keliling bagi masyarakat yang ingin mengurus administrasi kendaraan tanpa harus datang ke kantor polisi di hari kerja.
“Kita ingin menghadirkan suasana akhir pekan yang menyenangkan. Sambil olahraga, masyarakat juga bisa mengurus keperluan administratif dan mengecek kesehatan,” tambah Wabup.
Dongkrak Ekonomi UMKM Lokal
Sisi menarik lainnya dari gelaran CFD Sijunjung ini adalah adanya Bazar UMKM. Puluhan pedagang lokal tampak menjajakan produk unggulan mereka, mulai dari kuliner tradisional hingga kerajinan tangan.
Wabup Iraddatillah menjelaskan bahwa CFD didesain sebagai ruang interaksi sosial sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan. Dengan berkumpulnya ribuan orang, perputaran uang di lokasi tersebut meningkat drastis bagi para pelaku usaha kecil.
“Kita berharap dengan kegiatan ini, ekonomi masyarakat juga bergerak. Ada hiburan, ada olahraga, dan ada transaksi ekonomi yang menguntungkan UMKM kita,” tuturnya.
Wadah Komunitas dan Seni
Selama pelaksanaan yang berlangsung hingga pukul 10.00 WIB, suasana semakin semarak dengan penampilan pelaku seni dan berbagai komunitas lokal. Mulai dari komunitas sepeda santai hingga komunitas lari pagi, semuanya tumpah ruah di jalanan.
Jalan Prof. M. Yamin yang biasanya bising oleh suara mesin kendaraan, berubah menjadi panggung kreativitas. Anak-anak hingga lansia tampak menikmati kebebasan bergerak tanpa khawatir terserempet kendaraan bermotor.











