Kebakaran di Desa Sukarami, Empat Rumah Ludes Terbakar
Kebakaran besar terjadi di Desa Sukarami, Kecamatan Kota Padang, pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 01.30 WIB dini hari. Peristiwa tersebut menghanguskan empat rumah warga dan menimbulkan kerugian materi yang sangat besar.
Penyebab Diduga dari Korsleting Listrik
Menurut informasi yang dihimpun, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik yang terjadi di tiang kabel. Api kemudian menyambar rumah milik Sumardi (36), yang merupakan salah satu korban. Percikan api cepat menyebar dan dengan cepat membesar hingga melibatkan tiga rumah lainnya.
Beberapa saksi mata mengatakan bahwa saat api mulai muncul, mereka langsung berteriak memanggil pemilik rumah. Namun, karena bangunan semi permanen dan jarak antar rumah yang sangat dekat, api dengan cepat merambat ke rumah-rumah tetangga. Mereka mencoba memadamkan api secara manual menggunakan alat seadanya, namun tidak berhasil menghentikan penyebaran api.
Proses Pemadaman dan Bantuan Petugas
Setelah menerima laporan, petugas pemadam kebakaran segera tiba di lokasi. Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Kota Padang dan Pos PUT dikerahkan untuk memadamkan api. Selain itu, bantuan juga datang dari personel Polsek dan Koramil setempat.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.30 WIB, atau satu jam setelah kejadian dilaporkan. Meskipun proses pemadaman berlangsung cukup cepat, kerusakan yang ditimbulkan sudah sangat parah.
Kerugian Materi Capai Ratusan Juta Rupiah
Dari hasil estimasi sementara, total kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp465 juta. Kerugian ini mencakup empat rumah yang ludes terbakar, satu unit mobil, dan satu sepeda motor.
Rincian kerugian antara lain:
* Rumah pertama mengalami kerugian sekitar Rp250 juta.
* Rumah kedua mengalami kerugian antara Rp100 juta hingga Rp150 juta.
* Rumah ketiga mengalami kerugian antara Rp100 juta hingga Rp180 juta.
* Rumah keempat hanya terbakar di bagian dapur dengan kerugian sekitar Rp15 juta.
Tidak Ada Korban Jiwa
Meski kebakaran terjadi dalam waktu singkat dan menimbulkan kerugian besar, tidak ada korban jiwa maupun luka yang dilaporkan. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum api semakin besar.
Namun, karena api menyebar terlalu cepat, para korban tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga mereka. Saat ini, para korban sedang mengungsi ke rumah keluarga atau tetangga terdekat sambil menunggu penanganan lebih lanjut.
Penyelidikan oleh Pihak Berwajib
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Mereka mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memastikan apakah kebakaran benar-benar disebabkan oleh korsleting listrik.
“Diduga karena korsleting listrik di tiang kabel, tapi saat ini kita masih lakukan penyelidikan,” ujar AKP M Hasan Basri, Kasi Humas Polres Rejang Lebong.
Saat ini, kondisi di lokasi telah dinyatakan aman dan kondusif. Para korban sedang menjalani proses pascakejadian dan menunggu bantuan dari pemerintah daerah serta lembaga sosial.











