Penemuan Jasad Pria Termutilasi di Freezer Kedai Ayam Geprek
Penemuan jasad pria yang ditemukan dalam kondisi tidak utuh di dalam freezer kedai ayam geprek di Kabupaten Bekasi menjadi perhatian masyarakat setempat. Kejadian ini mengejutkan warga dan memicu penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Terduga Pelaku Ditangkap
Polisi dari Polda Metro Jaya telah menangkap dua terduga pelaku pembunuhan Abdul Hamid, korban yang jasadnya ditemukan dalam freezer kios ayam geprek. Penangkapan dilakukan oleh Subdirektorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim membenarkan penangkapan tersebut. Dua orang pelaku yang diamankan masing-masing berinisial DS alias A dan S.
Jasad Tak Utuh
Korban berinisial Abdul Hamid (39) merupakan salah satu dari tiga karyawan yang tinggal di lokasi usaha tersebut. Pemilik usaha melaporkan penemuan mayat di dalam freezer penyimpanan daging ayam miliknya, yang diduga merupakan karyawannya bernama AH. Abdul mengungkapkan bahwa AH diduga merupakan korban pembunuhan yang disertai mutilasi. Jasad korban ditemukan dalam kondisi tidak utuh, tanpa tangan dan kaki.
Motor Hilang
Pemilik usaha, AL, mengatakan bahwa fakta ini terkait dengan hilangnya sejumlah barang operasional kios. “Motor operasional hilang, jumlahnya ada dua,” kata AL di lokasi kejadian. Namun AL menjelaskan belum mengetahui secara pasti apakah dua sepeda motor itu raib dicuri atau dibawa sejumlah karyawannya. Para karyawannya yang berjumlah dua orang tidak dapat dihubungi serta belum diketahui keberadaanya sejak Jumat hingga kini.
Selain penemuan jasad, pemilik kios juga melaporkan hilangnya dua unit sepeda motor serta uang tunai sebesar Rp500 ribu.
Sosok Korban
Warga setempat, Ali, mengatakan bahwa jenazah yang ditemukan pada Sabtu pagi. “Saya tahu sudah ramai sekitar pukul 13.00 WIB. Polisi kemudian membawa jenazah menggunakan kantong mayat,” kata Ali. Ali menjelaskan bahwa semasa hidupnya, yang bersangkutan dikenal dengan panggilan Pak Bedul. Hanya saja identitas lengkapnya belum diketahui, namun diperkirakan berusia sekira 45 tahun dan dikenal ramah serta mudah bergaul.
Sementara warga lainnya, Elin, menuturkan bahwa terakhir kali ia melihat korban pada malam takbiran menjelang Idul Fitri. Saat itu, korban masih beraktivitas seperti biasa di depan kios.
Polisi Cari Potongan Tubuh
Kepala Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, mengatakan bahwa kedua pelaku telah diamankan dan diketahui merupakan rekan kerja korban. “Keduanya rekan kerja korban,” ujar Abdul Rahim kepada wartawan. Dua terduga pelaku tersebut berinisial DS alias A dan S. Hingga saat ini, polisi masih mendalami peran masing-masing dalam kasus pembunuhan tersebut. Jasad Abdul Hamid ditemukan pada Sabtu pagi di dalam freezer kios tempatnya bekerja. Korban ditemukan dalam kondisi tidak utuh, tanpa tangan dan kaki. Pihak kepolisian masih melakukan pencarian terhadap bagian tubuh korban yang belum ditemukan.











