Penyintas Banjir Bandang Kapalo Koto Akhirnya Menempati Hunian Sementara
Masni, penyintas banjir bandang di kawasan Kapalo Koto, akhirnya bisa menempati hunian sementara (hunsela) yang dibangun oleh berbagai pihak. Sebelumnya, rumahnya hancur total saat bencana menerjang kawasan tersebut pada akhir November 2025 lalu. Setelah kejadian tersebut, Masni dan anaknya sempat tinggal di rumah saudara mereka di Kubang.
Hunsela ini dibangun dengan kolaborasi antara Pusat Studi Bencana Unand, IKA Alumni Unand, Karang Taruna Kapalo Koto, serta Asosiasi Perempuan Peduli Bencana. Dana pembangunan juga didukung oleh para donatur, mulai dari hunsela di Kampung Talang hingga di Kubang. Kini, Masni bersiap untuk pindah ke hunian sementara tersebut dan memulai hidup baru.
Keberhasilan Pembangunan Hunsela
Masni mengaku sangat terbantu atas hunsela yang diberikan kepadanya. Ia menyebutkan bahwa rumahnya telah hancur sebagian saat banjir bandang melanda kawasan Kapalo Koto. Selama beberapa waktu, ia dan anaknya hanya bisa tinggal di rumah saudaranya di Kubang. Dengan adanya hunsela, ia berharap bisa segera pindah ke sana setelah peresmian dilakukan.
Barang-barang rumah yang tersisa akan dibawa ke hunsela. Masni berharap para inisiator dan donatur dapat dilimpah rezki berlipat ganda dari sang pencipta. Ia juga berharap hunsela tersebut dapat bermanfaat bagi penyintas bencana, termasuk dirinya dan anaknya.
Awal Bantuan Hunsela
Bantuan hunsela ini dimulai dari inisiatif sejumlah pihak dari Universitas Andalas. Mereka membangun hunian sementara sehat layak bagi masyarakat yang terdampak bencana. Tidak hanya memberikan bantuan sandang dan pangan, para inisiator juga membangun hunsela untuk masyarakat.
Inisiator pembangunan hunsela, Heni Herwina, menjelaskan bahwa bantuan ini berawal dari banyaknya masyarakat yang tidak mendapatkan tempat tinggal layak pasca bencana di Batu Busuak, Padang. Temuan di lapangan pasca bencana akhir November 2025 lalu menunjukkan bahwa korban bencana masih menetap di tenda darurat. Hingga akhirnya, pembangunan hunsela terus bertambah karena banyaknya donatur yang berdatangan.
Rencana Pembangunan Hunsela
Bantuan hunsela pertama diberikan di Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, sebanyak 11 unit. Para inisiator bekerja sama dengan ITB dan diberikan bantuan panel surya di sana. Rancangan hunsela di Kampung Talang dinilai layak untuk korban bencana, sehingga pembangunan terus berlanjut.
Rencana awal adalah membuat 35 bangunan hunsela di empat titik. Dua tempat sudah terlaksana, yakni 11 unit di Kampung Talang dan dua unit di Kubang, Kelurahan Limau Manis yang diresmikan hari ini. Heni mengatakan bahwa pembangunan dua unit hunsela di Kubang sempat diragukan karena lahan sempit, tetapi berkat kepiawaian tukang dan bantuan masyarakat, akhirnya bisa terwujud.
Penyerahan Dua Unit Hunsela
Kunci dua unit hunian sementara sehat layak (hunsela) diserahkan kepada korban bencana oleh para inisiator di Kubang, Kelurahan Limau Manis, Kota Padang, Sabtu (4/4/2026). Selain penyerahan kunci rumah, inisiator juga menyerahkan secara simbolis dua unit lemari pakaian untuk kebutuhan korban bencana dari Kelurahan Lambung Bukit, kawasan Batu Busuak itu.
Bencana banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025 lalu menghancurkan rumah, lahan pertanian, serta harta benda masyarakat. Pasca kejadian, banyak korban bencana menetap di kediaman keluarga atau huntara. Hingga akhirnya, dibangun hunsela untuk korban bencana di beberapa titik lokasi, seperti Kampung Talang di Kapalo Koto, Kubang di Kelurahan Limau Manis, serta Pisang di Kelurahan Piai.
Kepedulian dan Ketahanan Sosial
Ketua Majelis Wali Amanah (MWA) Unand, Febrin Anas Ismail, mengatakan bahwa hari ini mereka menyerahkan dua unit hunsela kepada korban bencana. Kata dia, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian keluarga di kampus Unand terhadap masyarakat di sekitar Kelurahan Limau Manis yang terdampak bencana.
Febrin menekankan bahwa manusia hidup berdampingan, saling membantu, dan tolong menolong jika ada yang terkena musibah. Meskipun hari ini hanya dua yang diresmikan, sebelumnya sudah ada 11 hunsela di Kampung Talang, Kelurahan Kampung Koto, yang sudah ditempati oleh korban bencana.
Total ada 35 unit hunsela yang dikerjakan di berbagai lokasi, dan hari ini dua diantaranya diresmikan.











