"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"
Bisnis  

Operasi Pasar di Lombok Timur, Pertamina Distribusikan 4.420 Tabung LPG 3 kg

Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan LPG 3 kg di Lombok Timur

Pertamina Patra Niaga terus memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi, termasuk dalam hal pasokan LPG. Dalam proses distribusi, perusahaan melakukan pemantauan intensif di lapangan untuk memastikan stok mencukupi dan penggunaan LPG sesuai dengan peruntukannya.

Pada Rabu (8/4), beredar informasi bahwa masyarakat Lombok Timur masih mengalami kesulitan mendapatkan LPG 3 kg dengan harga yang mencapai Rp20 ribu hingga Rp30 ribu per tabung. Menanggapi hal tersebut, Pertamina Patra Niaga segera melakukan pengecekan lapangan mulai dari stok hingga isu distribusi.

Sebagaimana disampaikan oleh Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, stok LPG di Kabupaten Lombok Timur dipastikan aman dan mencukupi. Pengecekan telah dilakukan dan penyaluran berjalan normal serta lancar dari level SPPBE hingga pangkalan. Sebagai mitigasi, Pertamina telah melaksanakan penyaluran tambahan pada momen libur panjang pekan lalu sebanyak 17 ribu tabung kepada masyarakat Lombok Timur dan sekitarnya. Jumlah ini mencapai 50% dari alokasi normal dan selanjutnya juga telah dilaksanakan operasi pasar yang baru saja selesai dilaksanakan (8/4) selama dua hari berturut-turut.

Kerja Sama dengan Pemerintah Daerah

Selama dua hari tersebut (7–8 April 2026), Pertamina salurkan tambahan 4.420 tabung yang disalurkan di 9 titik lokasi yang terlapor mengalami kendala pasokan, yaitu:

  • Desa Pengadangan
  • Desa Lenek
  • Desa Aikmel Utara
  • Desa Karang Baru
  • Desa Sukareme
  • Desa Sakra
  • Desa Rensing
  • Desa Selebung Ketangga
  • Desa Jerowaru

Selain itu, sebagai antisipasi lebih lanjut, Pertamina Patra Niaga juga telah melaksanakan sidak gabungan bersama pemerintah daerah terkait dan juga aparat penegak hukum (APH) sebagai tindak lanjut keluhan masyarakat. Pengecekan dilakukan untuk memastikan pasokan dan distribusi berjalan lancar demi memenuhi kebutuhan masyarakat.

Langkah Mitigasi atas Lonjakan Permintaan

Ahad juga menyampaikan bahwa sebagai mitigasi atas masih terjadinya lonjakan permintaan, Pertamina telah meminta agen agar dapat melaksanakan prioritas pengiriman kepada pangkalan dengan indikasi serapan tertinggi. Di level pangkalan, diminta untuk memprioritaskan penjualan kepada konsumen langsung dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Segala antisipasi dan mitigasi ini dilaksanakan sebagai upaya memastikan pasokan dan distribusi aman serta mencukupi kebutuhan masyarakat setempat.

Imbauan untuk Masyarakat

Pertamina Patra Niaga juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian di pangkalan resmi agar bisa mendapatkan LPG sesuai HET Rp18 ribu dengan kualitas dan kuantitas yang sesuai. Masyarakat dapat mengakses titik terdekat lokasi pangkalan melalui laman https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg.

Penegakan Aturan dan Sanksi

Selain itu, Pertamina telah menegaskan kembali kepada seluruh agen dan pangkalan bahwa penyaluran harus tepat sasaran dan senantiasa melakukan pengecekan secara disiplin terkait penjualan akhir ke konsumen. Apabila terdapat ketentuan yang tidak dipatuhi oleh agen atau pangkalan resmi, maka akan diberikan sanksi berupa penghentian alokasi hingga Pemutusan Hubungan Usaha (PHU). Pertamina juga menyatakan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum terhadap kemungkinan indikasi pelanggaran di lapangan yang berada di luar kewenangan perusahaan.

Informasi Layanan Produk Pertamina

Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan produk Pertamina, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Pertamina Contact Center di nomor 135.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *