"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Daftar 9 Pejabat yang Lolos Seleksi Akhir Pemilihan Sekprov Sulut, Termasuk Dondokambey

Tahapan Seleksi Sekprov Sulut Memasuki Fase Kritis

Proses seleksi jabatan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara kini memasuki tahap paling menentukan. Pemprov Sulut untuk pertama kalinya menggunakan sistem Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam proses pengisian jabatan strategis tersebut. Sistem ini berbasis prinsip meritokrasi dan telah mendapatkan rekomendasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Tahapan saat ini adalah wawancara kompetensi teknis oleh Komite Talenta, yang bertujuan menilai kepemimpinan, inovasi, rekam jejak, serta kemampuan strategis para kandidat. Proses ini dijalankan langsung oleh Komite Talenta melalui wawancara mendalam berbasis rekam jejak dan capaian kinerja masing-masing kandidat. Penilaian difokuskan pada kapasitas kepemimpinan, kemampuan berinovasi, serta kecakapan strategis dalam menjawab tantangan pemerintahan dan pembangunan daerah ke depan.

Sebanyak 9 pejabat mengikuti seleksi akhir, termasuk dua nama bermarga Dondokambey, yakni Clay Dondokambey dan Reyner Dondokambey. Nama-nama tersebut antara lain:

  • Clay Dondokambey
  • Syalom Korompis
  • Femy Suluh
  • Frangki Manumpil
  • Tahlis Galang
  • Jemmy Kumendong
  • Tineke Adam
  • Rahel Rotinsulu
  • Reyner Dondokambey

Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Prof. Dr. Ir. Oktovian B.A. Sompie, juga terlibat dalam proses seleksi sebagai panelis. Ia ditunjuk sebagai bagian dari tim penguji dalam Seleksi Kompetensi Teknis Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (JPTM) Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026. Keterlibatan Rektor Unsrat dalam tim penguji menegaskan peran aktif kalangan akademisi dalam memastikan proses seleksi berjalan objektif dan profesional.

Menurutnya, seleksi pejabat tinggi daerah harus berbasis pada sistem merit. “Proses ini harus mengedepankan kompetensi, integritas, serta kemampuan manajerial. Apalagi Sekretaris Daerah memiliki peran sentral dalam menggerakkan roda pemerintahan,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa keterlibatan Unsrat dalam proses ini merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah.

Tahlis Gallang Kembali Menguat Sebagai Kandidat Terpilih

Nama Tahlis Gallang kembali menguat jelang penetapan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara. Birokrat senior asal Bolaang Mongondow Raya (BMR) itu dikabarkan akan kembali menduduki kursi tertinggi jabatan ASN di lingkup Pemprov Sulut.

Sumber resmi menyebutkan, Tahlis Gallang masih akan duduk menjabat Sekprov Sulut. “Iya, informasi yang kami terima, Pak Tahlis masih akan dipercaya. Tinggal menunggu waktu untuk diumumkan secara resmi,” ujar sumber tersebut. Menurutnya, keputusan itu sudah mengerucut dan hanya menunggu tahapan administrasi serta penetapan resmi dari pihak berwenang.

Di kalangan birokrasi, Tahlis dinilai masih sangat layak memimpin jajaran aparatur sipil negara di Pemprov Sulut. Pengalaman panjangnya di berbagai posisi strategis menjadi salah satu pertimbangan utama. “Rekam jejak dan pengalamannya lengkap. Beliau juga memahami betul dinamika pemerintahan di Sulut,” jelasnya.

Rekam Jejak Birokrat Senior

Tahlis Gallang, S.IP., M.M., merupakan lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan V tahun 1997. Saat ini ia menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM Daerah Provinsi Sulawesi Utara, setelah dilantik pada 11 Desember 2023.

Dalam perjalanan kariernya, Tahlis juga pernah dipercaya sebagai:
* Plt Asisten II Provinsi Sulawesi Utara (12 Agustus 2024)
* Plh Sekretaris Daerah Provinsi Sulut (17 April 2025)

Di tingkat kabupaten/kota, kariernya terbilang moncer. Ia pernah menjabat sebagai:
* Sekda Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (2013–2015)
* Sekda Kota Kotamobagu (2015–2017)
* Sekda Kabupaten Bolaang Mongondow sejak 8 Juni 2017

Dengan jabatan tersebut, Tahlis tercatat sebagai satu-satunya birokrat di wilayah Bolaang Mongondow Raya yang pernah menjadi Sekda definitif di tiga kabupaten/kota berbeda. Tak hanya itu, pada 23 September 2024, ia juga ditugaskan sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Bolaang Mongondow Selatan untuk mengisi kekosongan jabatan kepala daerah yang menjalani cuti di luar tanggungan negara saat Pilkada 2024.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pengumuman resmi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Namun, sinyal kuat menyebutkan nama Tahlis Gallang kembali menguat sebagai kandidat terpilih Sekprov Sulut.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *