"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Bupati Gorut Sebut Program G210 Plus Mirip Hilirisasi Ternak Prabowo

Program G210 Plus: Inovasi Pemberdayaan Masyarakat dan Ketahanan Pangan

Program Gerakan 2 ekor kambing, 10 ayam dan sapi atau dikenal dengan G210 plus merupakan inovasi pemberdayaan masyarakat yang digagas oleh Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Thariq Modanggu. Program ini mirip dengan program hilirisasi industri ayam terintegrasi yang dilaksanakan oleh Presiden Prabowo. Tujuan utama dari G210 plus adalah untuk meningkatkan ketahanan pangan dan memperkuat ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan sektor peternakan.

Keunikan Model G210 Plus

Model G210 plus tidak didanai oleh APBN maupun APBD, melainkan berbasis investasi dari berbagai pihak. Program ini mendorong masyarakat untuk berinvestasi dalam pemeliharaan ternak. Bupati Thariq Modanggu menjelaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan modal, tetapi lebih pada pengembangan kolaborasi usaha.

  • “Harus dipahami G210 plus ini, modelnya persis hilirisasi, bukan modal APBN. Program ini mendorong orang berinvestasi,” kata Thariq Modanggu.

Selain itu, program ini juga menggandeng banyak perusahaan dan tokoh daerah untuk berpartisipasi dalam pengembangan sektor peternakan di Gorut. Dalam beberapa waktu terakhir, program ini telah menarik minat banyak investor.

Perkembangan dan Evaluasi

Thariq Modanggu menyebutkan bahwa saat ini sedang dilakukan evaluasi terhadap jenis kambing yang cocok untuk dibiakkan di Gorut. Awalnya, kambing etawa digunakan, tetapi setelah evaluasi, kambing kampung dinilai lebih sesuai dengan kondisi lokal.

  • “Sekarang jalan tapi ada evaluasi, tidak cocok kambing etawa di sini. Cocok kambing kampung,” ujarnya.

Dia juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada anggaran APBD untuk pengadaan kambing, semua masih berupa gerakan masyarakat. Namun, dia mengatakan bahwa tahun ini mungkin akan ada pengadaan untuk sapi dan ayam.

Lokasi Pengembangan Industri Ayam Terintegrasi

Provinsi Gorontalo menjadi lokasi hilirisasi industri ayam terintegrasi senilai Rp 1,4 triliun. Kabupaten Gorontalo Utara menjadi salah satu lokasi investasi hilirisasi industri ayam tersebut. Dalam kegiatan groundbreaking yang dilakukan di Desa Tolongio, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, pemerintah pusat memberikan kepercayaan kepada Gorut sebagai salah satu dari 13 titik Ground Breaking industri hilirisasi ternak ayam terintegrasi di Indonesia.

Lokasi utama groundbreaking berada di Desa Tolongio, Kecamatan Anggrek, dengan luas lahan sekitar 5 hektare. Sementara kawasan pendukung lainnya meliputi Desa Motilhelumo, Kecamatan Sumalata Timur seluas 3 hektare, Desa Putiana, Kecamatan Anggrek seluas 2,5 hektare, serta Desa Dambalo, Kecamatan Tomilito dengan luas mencapai 10 hektare.

Dalam rencana pengembangan tersebut, masing-masing lokasi memiliki fungsi khusus. Desa Motilhelumo direncanakan sebagai kawasan pullet, Desa Tolongio sebagai lokasi pabrik pakan, Desa Dambalo untuk kawasan parent stock (PS) layer, serta Desa Putiana sebagai lokasi pembangunan Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) dan cold storage. Seluruh kawasan ini akan terintegrasi dalam satu sistem produksi peternakan ayam modern dan berkelanjutan.

12 Program Unggulan Strategis Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu

Bupati Thariq Modanggu menjelaskan profil program yang akan dijalankan ke depan. Dia meminta pimpinan OPD agar menyusun profil resmi untuk 12 program agar mudah dipahami dan dipublikasikan.

  • “Saya berharap teman-teman media mendalami program. Untuk itu, OPD agar setiap inovasi daerah ada profilnya. Supaya kalau sudah ada profil inovasi, itu yang dibagi-bagi ke teman media,” katanya saat bertemu pimpinan media massa di ruang rapat Tinepo, kantor bupati pada Selasa (25/2/2026).

Berikut adalah 12 program unggulan strategis yang diterapkan:

  1. Penataan Kelembagaan dan Semarak Masjid Gereja (PKS-MG)

    Thariq ingin menata kelembagaan dan kegiatan di masjid dan gereja. Pemkab sudah melakukan pengukuhan takmir masjid dan pengurus gereja. Rencananya, akan dibuat buku khotbah yang bisa digunakan secara luas.

  2. Motabi Kambungu (Pelayanan langsung ke Kampung-kampung)

    Program pelayanan terpadu ke kampung-kampung, seperti Motabi Kambungu Akbar dan Motabi Kambungu Spesial Ramadan.

  3. Pemberdayaan Fasilitas Nelayan- Gerakan Masyarakat Cinta Laut (PFN-GMCL)

    Program ini sudah berjalan sejak 2023, meskipun belum ada anggaran.

  4. Gerakan Agro Mopomulo (GAM)

    Gerakan penanaman pohon yang berbasis data, termasuk bank data pohon.

  5. Gerakan 2 ekor kambing, 10 ayam dan sapi (G210 plus)

    Program pemberdayaan masyarakat dan ketahanan pangan yang digagas oleh Thariq Modanggu.

  6. Gerakan Keluarga Surga Kasih Sayang (GK-SKS)

    Program yang bertujuan menciptakan lingkungan keluarga yang penuh kasih sayang.

  7. Sekolah Surga Kasih Sayang

    Program pengembangan sekolah menjadi surga kasih sayang dengan anggaran Rp 300 jutaan.

  8. Puskemas Surga Kasih Sayang

    Setiap puskesmas memiliki anggaran Rp 20 juta untuk program ini.

  9. Tolopani Award

    Penghargaan bagi siapa saja yang memiliki inovasi dan kreativitas di Gorontalo Utara.

  10. Penguatan Kelembagaan dan Fasilitas Kopdes, UMKM, Bumdes/Bumdesma

    Program penguatan lembaga dan fasilitas koperasi, UMKM, dan Bumdes/Bumdesma.

  11. Festival Kota Jin (FKJ) dan pekan Raya Utara Sulawesi (Koperasi, UMKM, Bundesma)

    Kegiatan andalan yang akan disiapkan secara matang.

  12. Peningkatan Kinerja Pemerintah Desa

    Program peningkatan kinerja pemerintah desa sebesar Rp 1,1 miliar.

Gerakan Perang Melawan Sampah

Bupati Thariq Modanggu juga mendukung Gerakan perang melawan sampah dari Presiden Prabowo. Hal ini sejalan dengan program pemkab Gorut yakni mopoberesi kambungu. Sebelumnya, pemkab sudah membentuk Satgas mopoberesi kambungu yang diketuai oleh Wakil Bupati, wakil kasdim, dan wakapolres. Thariq meminta satgas ini segera melakukan aksinya sekaligus menindaklanjuti perintah Presiden.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *